Al Hikam Pasal 210
Jangan Merendahkan Kekuasaan Allah
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ
٭ مَنْ اِسْتَغرَبَ انْ يُنقِذَهُ اللهُ من شَهوَتهِ وان يُخْرِجَهُ من وجودِ غَفلتِهِ فقد اِسْتَعجَزَ القُدْرَةَ الاِلٰهِيَّة َوَكاَنَ اللهُ علٰى كُلِّ شىءٍ مُقـْتـَدِ رًا ٭
210. “ Barang siapa yang merasa jauh/tidak mungkin diselamatkanAlloh dari pengaruh hawa nafsu syahwatnya, atau dihindarkan dari kelalaiannya, maka berarti ia telah menganggap lemah kekuasaan Alloh. Firman Alloh : sesungguhnya Alloh itu berkuasa atas segala sesuatu.”
Kita harus yakin terhadap Qudrat (kekuasaan) Alloh secara mutlak tanpa kecuali, termasuk menyelamatkan hamba dari nafsu syahwat, dan menghindarkan dari kelalaian . dan qudrat Alloh itu bersamaan dengan Irodah-Nya, sehingga tidak ada sesuatu yang terjadi tanpa Irodah dan QudratNya, apabila Alloh berkehendak, maka berjalanlah qudratnya dengan perintahNya: Sesungguhnya perintahAlloh jika menghendaki sesuatu, hanya berkata “Kun” maka terjadilah apa yang dikehendakiNya, pada saat yang ditentukanNya, dan menurut apa yang dikehendakiNya.
Maka dari itu jangan ada orang yang putus harapan dari rahmat Alloh, walau bagaimanapun keadaannya,. Tetapi juga jangan sampai mempermainkan dan meremehkan kekuasaan Alloh itu. Alloh berfirman : katakanlah, Hai hambaku yang telah keterlaluan menjerumuskan diri (berbuat dosa), jangan kamu putus harapan dari rahmatAlloh, sesungguhnya Alloh sanggup mengampunkan semua dosa, sungguhAlloh maha pengampun lagi penyayang.

Comments
Post a Comment